Live in SMA Maria Joseph

SEKOLAH KEHIDUPAN: Setiap tahun SMA Marie Joseph memilih YPU sebagai tempat Live-in. Perubahan Mindset membuat mereka SADAR bahwa potensi diri harus ditumbuhkembangkan.  Banyak kegiatan dalam kegiatan live ini yang diikuti oleh Marie Joseph di Yayasan Prima Unggul, terutama dalam proses perubahan mindset. adapun kegiatan yang mereka ikuti seperti:

  1. Perubahan pola pikir

Perubahan pola pikir

 

Pelatihan pola pikir

 

 

2.Menawarkan Jasa: kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh Siswa Yayasan Prima Unggul   sebagai bentuk “Berdampak” yang diberikan kepada masyarakat. Siswa Yayasan Prima Unggul membantu pedagagang selama satu sampai dua jam untuk berjualan atau membereskan dagangan. Kegiatan ini juga diberikan kepada Siswa Marie Joseph peserta live in, dimana mereka sebelumnya jarang pergi ke pasar, namun setelah mereka menjalani kegiatan “program berdampak” ini, peserta live in mengungkapkan perasaan mereka bahwa waktu satu jam sangat berguna jika digunakan untuk membantu sesama, serta bisakegiatan ini juag memberi pelajaran bahwa untuk melakukan kebaikanpun membutuhkan keberanian untuk menawarkan diri membantu orang lain.

Menawarkan jasa di pasar tradisional

Program menawarkan jasa

Jualan keliling merupakan kegiatan yang awalnya “berat” dijalani oleh peserta live in, berjalan diterik matahari dan harus berhadapan dengan beragam karakter calon pelanggan. Ada yang menolak dan ada juga yang membeli. Namun dengan semangat dan juga sharing dari Siswa YPU yang biasa menjalani kgiatan berjualan keliling, peserta live mencoba dengan penuh semangat, serta melakukannya dengan sistem berkelompok. Dalam kegiatan ini, peserta live in terlebih dahulu melakukan simulasi bersama Siswa YPU yang biasa melakukan kegiatan jualan keliling sebagai salah satu program pelatiahan dan pengembangan unit usaha.

 

Kelompok jualan keliling

Kelompok jualan keliling

Melalui kegiatan berjualan keliling, peserta live in belajar bagaimana menghadapi orang lain, bertemu banyak orang dengan beragam karakter serta melatih keberanian dan public speaking, karena saat berjualan masing-masing siswa mendapat giliran untuk menawarkan snack yang mereka jual.

 

4. Produksi Snack

Beragam snack yang diproduksi oleh peserta live in Marie Joseph bersama Siswa Yayasan Prima Unggul, seperti: Bolu kukus, risoles mayones, biji ketapang, piscok dan roti goreng. untuk bahan pembuatan sncak sendiri juga diarahkan agar peserta live in juga ikut ke pasar untuk belajar bagaiman cara belanja di pasar, karena menurut siswa Marie Joseph peserta live in, mereka jarang bahkan hampir tidak pernah ikut

Produksi Snack

Produksi Snack

belanja ke pasar.  Melalui kegiatan live in ini, peserta belajar bagaimana menjadi wirausahawan harus dimulai dari kemandirian, belajar mulai dari persiapan seperti belanja, produksi hingga pemasaran melalui jualan keliling.

5. Cucian Motor

Cucian motor merupakan salah satu unit usaha yang dikembangkan oleh Yayasan Prima Unggul yang menjadi lahan belajar bisnis bagi peserta Live in, dimana Siswa dapat belajar ramah terhadap pelanggan, mempersiapkan peralatan serta bisa belajar mengelola keuangan hasil cucian motor.

Add your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *